Daftar artikel untuk kategori 'Telekomunikasi'
Ketika bekerja pada bidang telekomunikasi, pemahaman yang baik mengenai desibel (dB) sangatlah penting. Desibel berkaitan dengan dengan rasio dua kuantitas elektrik seperti daya (watt), tegangan (volt), dan arus (ampere). Jika kita melewatkan sinyal pada suatu perangkat, tentunya akan mengalami kehilangan atau penguatan daya. Misalnya untuk perangkat attenuator, amplifier, mixer, transmission line, antenna, subscriber loop, trunk, atau telepohone switch dan yang lainnya.
Artikel lengkap dapat di download di sini.
February 13th, 2006

Dalam sistem spektrum tersebar runtun langsung (direct sequence spread spectrum, DSSS) semua pengguna menempati lebar bidang yang sama pada waktu yang sama tetapi dengan runtun atau sandi unik yang saling ortogonal. Isyarat informasi dimodulasi langsung oleh runtun PN dan menghasilkan isyarat yang memodulasi gelombang pembawa bidang lebar. Dua runtun x dan y dikatakan ortogonal jika korelasi-silangnya (cross correlation) Rxy(0) selama periode T adalah nol.
Sandi ortogonal yang digunakan pada komunikasi
CDMA spektrum tersebar
runtun langsung memiliki syarat antara lain sebagai berikut.
1. Korelasi-silang antar sandi sama dengan nol atau sangat kecil
2. Tiap runtun memiliki bit 1 dan -1 dengan jumlah yang sama atau jumlah bit 1 dan -1 berbeda 1 bit.
3. Perkalian titik terskala (perkalian sandi dengan versi transpose-nya sendiri dibagi panjang sandi) harus sama dengan 1.
Artikel lengkap dapat di download di sini.
Lanjutkan Membaca October 19th, 2005

CDMA2000 adalah suatu platform teknologi nirkabel yang merupakan bagian dari spesifikasi IMT-2000 dan merupakan perluasan dari platform teknologi CDMA One yang menggunakan standar IS-95A/B dan J-STD-008. Sistem CDMA2000 dioperasikan secara ekonomis di berbagai lingkungan berikut.
1. Sel sangat besar (megacells) untuk outdoor (sel > radius 35 km)
2. Sel besar (macrocells) untuk outdoor ( sel dari 1 km hingga 35 km)
3. Sel kecil (microcells) untuk outdoor/indoor (hingga radius 1 km)
4. Sel sangat kecil (picocells) untuk outdoor/indoor (radius < 50m)
Lanjutkan Membaca October 19th, 2005

Masalah utama dalam komunikasi radio adalah terbatasnya alokasi frekuensi, sehingga penggunaannya harus benar-benar terkendali. Kemajuan teknologi di bidang telekomunikasi diantaranya dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengefisienkan pemakaian lebar bidang frekuensi.
Dalam sistem komunikasi nirkabel, efisiensi pemakaian lebar bidang frekuensi diusahakan diantaranya melalui teknik akses jamak, agar dalam alokasi frekuensi yang sama, semakin banyak pengguna yang bisa terlayani. Tiga teknik akses jamak yang sering digunakan yaitu teknik akses jamak pembagian frekuensi (Frequency Division Multiple Access, FDMA), teknik akses jamak pembagian waktu (Time Division Multiple Access, TDMA), dan teknik akses jamak pembagian sandi (Code Division Multiple Access, CDMA). Gambar 2.1 dan Tabel 1.1 menunjukkan perbandingan operasi ketiga sistem tersebut.
Lanjutkan Membaca October 18th, 2005
Artikel yang cukup detail dan mudah di mengerti tentang Komunikasi Fundamental GSM, adapun isi materi nya sebagai berikut :
1. Pengalamatan dan Identifikasi
2. Komponen Dasar GSM - Ulasan
3. Handover
4. Dasar setup panggilan
5. Spesifikasi karakteristik
6. Antarmuka
Artikel lengkap dapat didownload di sini
Referensi :
EE 3158 - Professor Ian Groves – ian.groves@kcl.ac.uk
www.ctr.kcl.ac.uk/members
August 9th, 2005
Teknologi akses UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) yang digunakan saat ini masih dalam perencanaan. Salah satu teknologi akses yang diproposalkan adalah sistem Wideband CDMA (W-CDMA) yang saat ini masih dalam pengetesan yang dilakukan oleh CODIT (Code Division Testbed) yang beranggotakan manufaktur–manufaktur di bidang telekomunikasi yang dipimpin oleh Ericsson. Salah satu sistem mobile yang paling banyak digunakan saat ini adalah GSM (Global System For Mobile Communication) yang berbasis TDMA dan langkah awal penerapan sistem UMTS pada jaringan eksis GSM adalah dengan digunakannya teknik dual mode pada struktur Abis interface BSS (Base Stasion Subsystem) dari jaringan GSM.
Artikel lengkap dapat di download di sini
August 5th, 2005
Di dunia industri komunikasi bergerak (mobile), data bergerak dan multimedia kini menjadi fokus pengembangan, dan GPRS (General Packet Radio Service) menjadi kunci yang memungkinkan untuk meraih sukses di pasar. Alasannya adalah melalui GPRS, ledakan pertumbuhan layanan internet melalui jaringan kabel (telepon), sekarang dimungkinkan penyalurannya melalui komunikasi bergerak. Nortel Networks, Ericsson, Siemens, Nokia dan banyak industri telekomunikasi lainnya dalam publikasinya menyatakan telah mampu mengawinkan Web dengan telepon bergerak menggunakan teknologi GPRS yang kini mulai gencarditawarkan kepada para operator GSM dan TDMA yang berminat memasarkan layanan internet nirkabel.
Artikel lengkap dapat di download di sini
August 5th, 2005
Global system for mobile communication (GSM) merupakan standar yang diterima secara global untuk komunikasi selular digital. GSM adalah nama group standardisasi yang di mapankan pada tahun 1982 untuk menghasilkan standar telepon bergerak di eropa, digunakan sebagai formula spesifikasi untuk pan-eropa sistem selular radio bergerak yang bekerja pada frekuensi 900 Mhz. Dan diperkirakan banyak negara lainnya diluar eropa akan turut menggunakan teknologi GSM.
Lanjutkan Membaca August 4th, 2005