<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>http://www.purwakarta.org &#187; Tips Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://www.purwakarta.org/index.php/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purwakarta.org</link>
	<description>Media Informasi dan Komunikasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 16:18:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO) untuk Kesehatan</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2007 18:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/' addthis:title='Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO) untuk Kesehatan '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Indonesia kaya tumbuhan kelapa. Sejak bertahun-tahun kelapa banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Ibu rumah tangga membuatnya menjadi santan untuk bahan memasak. Saat ini, pemanfaatan kelapa lebih berkembang. Salah satunya dengan membuatnya menjadi minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO. Hingga kini minyak kelapa murni ramai diperbincangkan karena khasiatnya bagi kesehatan. Para ahli pun mulai tertarik untuk [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/' addthis:title='Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO) untuk Kesehatan ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/' addthis:title='Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO) untuk Kesehatan '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><div><img class="alignleft" style="border: 1px solid black" src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2007/01/kelapa.jpg" border="1" alt="kelapa.jpg" width="118" height="82" /></div>
<div>Indonesia kaya tumbuhan kelapa. Sejak bertahun-tahun kelapa banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Ibu rumah tangga membuatnya menjadi santan untuk bahan memasak.</div>
<div><p>Saat ini, pemanfaatan kelapa lebih berkembang. Salah satunya dengan membuatnya menjadi minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO. Hingga kini minyak kelapa murni ramai diperbincangkan karena khasiatnya bagi kesehatan. Para ahli pun mulai tertarik untuk meneliti kandungan <span class="caps">VCO </span>dan kaitannya dengan kesehatan manusia.</p>

<p><span></span>Menurut berbagai referensi, <span class="caps">VCO </span>terbuat dari daging kelapa yang masih segar. Proses pembuatannya dilakukan dalam suhu yang rendah. Cara membuatnya, daging buah kelapa diperas santannya, lalu dipanaskan dengan suhu rendah. Selanjutnya dilakukan proses fermentasi, pendinginan, penambahan enzim, dan tekanan mekanis atau sentrifugasi.</p>

<p>Proses pembuatan minyak kelapa murni ini sama sekali tidak menggunakan zat kimia organis dan pelarut minyak. Dari proses seperti ini, rasa minyak yang dihasilkan lembut dengan bau khas kelapa yang unik. Jika membeku, warna minyak kelapa ini putih murni. Sedangkan jika cair, <span class="caps">VCO </span>tidak berwarna (bening).</p>

<p>Khasiat buah kelapa memang sudah terkenal sejak lama. Masyarakat Indonesia biasa menggunakan air kelapa untuk mengobati demam, penawar racun, dan menetralkan racun karena obat. Bahkan, penduduk di Kepulauan Pasifik mempunyai tubuh yang sehat dan gigi yang kuat karena mereka terbiasa makan dengan menggunakan kelapa. Sejumlah ahli meyakini, mengonsumsi makanan yang mengandung kelapa memberikan beberapa manfaat. Antara lain kadar kolesterol rendah, kesehatan tubuh terjaga, mencegah penyakit keturunan, dan sebagainya.</p>

<p>Sedangkan minyak kelapa murni (VCO) juga diyakini memiliki sejumlah khasiat untuk menjaga kesehatan manusia. Ini karena kandungan asam lemaknya cukup tinggi.</p>

<p><img src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2007/01/kelapa2.jpg" border="1" alt="kelapa2.jpg" align="bottom" /></p>

<p>Asam lemak dalam minyak kelapa ini memiliki beberapa sifat antimikroba dan antivirus. Karenanya, <span class="caps">VCO </span>mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah infeksi virus, mengurangi risiko kanker, dan penyakit degeneratif lainnya.</p>

<p><br class="spacer_" /></p>

<p><span class="caps">VCO </span>juga memiliki sifat menyehatkan. Sebab minyak jenis ini tidak memproduksi radikal bebas, memperbaiki laju metabolisme, memberikan gizi penting yang diperlukan untuk kesehatan tubuh, serta mengandung antioksidan dan vitamin E yang bisa membantu mencegah penyakit kanker.</p>

<p>Minyak kelapa murni juga memiliki sejumlah sifat fisik yang menguntungkan. Di antaranya, memiliki kestabilan secara kimia, bisa disimpan dalam jangka panjang dan tidak cepat tengik, serta tahan terhadap panas.</p>

<p><span class="caps">VCO </span>juga diyakini baik untuk kesehatan kulit. Sebab minyak ini mudah diserap oleh kulit dan mengandung vitamin E. Minyak ini juga membantu menjaga kulit agar tetap lembut dan halus, serta mengurangi risiko terkena kanker kulit.</p>

<p>Keberadaan minyak kelapa ini makin populer setelah Amerika Serikat, yang sebelumnya gencar mempromosikan keunggulan minyak nonkelapa, mulai melirik minyak kelapa ini. Bahkan, kini minyak kelapa menjadi obat yang cukup mahal, digunakan sebagai obat penyakit jantung koroner dan penyakit degeneratif lainnya.</p>

<p>Di negeri Paman Sam minyak kelapa dikemas dalam bentuk kapsul atau dibungkus gelatin seperti halnya minyak ikan. Karena khasiatnya yang besar untuk kesehatan, harganya menjadi mahal. Bahkan, setiap kapsul dijual seharga delapan dolar AS atau setara dengan Rp 72 ribu. (<span style="color: #6b6b6b"><span><span>jar &#8211; Republika Online</span>).</span></span></p>

<p><br class="spacer_" /></p></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/' addthis:title='Manfaat Minyak Kelapa Murni (VCO) untuk Kesehatan ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2007/01/10/manfaat-minyak-kelapa-murni-vco-untuk-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Lidah Buaya (Aloevera)</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2006 15:20:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/' addthis:title='Khasiat Lidah Buaya (Aloevera) '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung. Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM. Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/' addthis:title='Khasiat Lidah Buaya (Aloevera) ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/' addthis:title='Khasiat Lidah Buaya (Aloevera) '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p><img src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2006/04/lb.thumbnail.jpg" border="0" alt="Lidah Buaya" align="left" />Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung.</p>

<div></div>

<p>Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 <span class="caps">SM.</span></p>

<div></div>

<p>Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 <span class="caps">SM.</span> Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.</p>

<div></div>

<p><span></span>Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.</p>

<div></div>

<p>Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.</p>

<div></div>

<p><strong>Makanan Kesehatan</strong></p>

<div></div>

<p>Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, <span class="caps">MFPM,</span> Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.</p>

<div></div>

<p>Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.</p>

<div></div>

<p>Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. &acirc;€śMisalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,&acirc;€ť katanya.</p>

<div></div>

<p><strong>Mengandung Antioksidan</strong><br />
Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.</p>

<div></div>

<p>&acirc;€śBahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,&acirc;€ť ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.</p>

<div></div>

<p>Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.</p>

<div></div>

<p>Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.</p>

<div></div>

<p>Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya. &acirc;€śTapi, sejauh ini dari pasien saya yang mengonsumsi suplemen berbahan dasar lidah buaya, reaksi yang muncul adalah karena daya kerja obat yang melawan penyakit,&acirc;€ť katanya.</p>

<div></div>

<p>Namun, yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.</p>

<div></div>

<p>&acirc;€śMemang tidak semua unsurnya rusak, tapi siapa yang mau hanya mendapat ampas? Karena itu, sebaiknya segera konsumsi ramuan lidah buaya, baik yang diracik atau yang sudah diolah, agar lebih terasa manfaatnya,&acirc;€ť lanjutnya.</p>

<div></div>

<p><strong>Ramuan Lidah Buaya</strong></p>

<div></div>

<p><strong>Radang tenggorokan</strong><br />
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.</p>

<div></div>

<p><strong>Ambeien</strong><br />
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.</p>

<div></div>

<p><strong>Sembelit</strong><br />
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.</p>

<div></div>

<p><strong>Diabetes melitus</strong><br />
Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.</p>

<div></div>

<p><strong>Penurun kadar gula darah</strong><br />
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.</p>

<div></div>

<p><strong>Penyubur rambut</strong><br />
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.</p>

<div></div>

<p><strong>Batuk (yang membandel)</strong><br />
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari. @ Suharso Rahman.</p><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/' addthis:title='Khasiat Lidah Buaya (Aloevera) ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/04/05/khasiat-lidah-buaya-aloevera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>228</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Menggunakan Kelelawar</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2006 02:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/' addthis:title='Pengobatan Menggunakan Kelelawar '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Selain dikonsumsi sebagai lauk teman makan sehari-hari. Kelelawar ternyata juga dipercaya bisa menyembuhkan asma. Seperti di Pacitan sana, banyak orang percaya kalau kelelawar jenis Musuk bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan penyempitan saluran pernapasan tersebut. Pasti banyak dari kita yang mengenal kelelawar. Mungkin karena pernah mendengar suaranya yang mencericit, atau pernah melihatnya terbang keluar berbondong-bondong dari [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/' addthis:title='Pengobatan Menggunakan Kelelawar ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/' addthis:title='Pengobatan Menggunakan Kelelawar '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><div><img src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2006/02/kllw.thumbnail.jpeg" border="0" alt="kllw" width="97" height="96" align="left" />Selain dikonsumsi sebagai lauk teman makan sehari-hari. Kelelawar ternyata juga dipercaya bisa menyembuhkan asma. Seperti di Pacitan sana, banyak orang percaya kalau kelelawar jenis Musuk bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan penyempitan saluran pernapasan tersebut. <br />
 Pasti banyak dari kita yang mengenal kelelawar. Mungkin karena pernah mendengar suaranya yang mencericit, atau pernah melihatnya terbang keluar berbondong-bondong dari dalam gua, yang paling menarik mungkin bila kita melihat kelompok hewan malam ini bergantungan di pepohonan Kebon Raya Bogor. <br /><br />
 Karena menarik secara fisik dan perilaku, maka satwa ini banyak dikenal dengan berbagai macam nama. Paniki, niki atau lawa sebutan khusus bagi orang-orang di kawasan timur Indonesia terhadap satwa ini. Sedangkan orang Sunda menyebutnya lalay, kalong atau kampret. Orang Jawa Tengah menyebutnya lowo, codot, lawa, atau kampret. Sedangkan suku Dayak malah menyebutnya sebagai hawa, prok, cecadu, kusing atau tayo.</div>
<div><span></span>Indonesia sendiri yang terdiri dari ribuan pulau, bisa dikatakan amat mendukung keberadaan satwa jenis ini sebagai kekayaan alam. Ini terbukti dari terdapat lebih dari 200 jenis kelelawar di negeri ini. Yang mana berarti terdapat sekitar 20 persen dari total populasi kelelawar yang ada di seluruh dunia. <br />
 Banyak juga orang mengenal kelelawar sebagai binatang nocturnal. Lantaran kebiasaannya keluar kandang menjelang malam, dan baru kembali saat dini hari. Selain kebiasaannya begadang itu, ternyata banyak manfaat yang bisa diambil dari kelelawar bila kita mengetahuinya. Salah satunya adalah upaya pemanfaatan satwa jenis ini untuk pengobatan.

<p><br class="spacer_" /></p>

<p><br class="spacer_" /></p>

<p><strong>Obat</strong><br />
 Hal itu juga dibenarkan oleh Pak Suyud, Kepala RT daerah Bomo, Pacitan Jawa Timur, yang kebetulan menjadi tempat tinggal sementara penulis beberapa waktu lalu. Menurutnya keampuhan kelelawar jenis musuk sudah tidak perlu diragukan lagi. Sudah sering banyak handai taulannya, meminta khusus kepadanya agar mau menangkapkan kelelawar jenis ini untuk pengobatan salah seorang kerabat mereka. &acirc;€ťSampai saat ini kabar yang terdengar setelah saya memberikan Musuk itu untuk pengobatan, kebanyakan sembuh saja. Hampir tidak pernah saya mendengar ada penderita asma yang tidak cocok dengan obat dari Musuk ini,&acirc;€ť ucap Pak Suyud. <br /><br />
 Musuk menurut Pak Suyud agak berbeda dengan jenis kelelawar yang biasa mereka makan. Badannya lebih kecil dan tipis. Hanya sebesar ibu jari, ukuran yang diberikan Pak Suyud saat menjelaskan porsi badan kelelawar jenis Musuk. Lelaki beranak tiga ini juga menjelaskan kalau Musuk bisa didapat seharinya sampai 100 ekor, bila memang musimnya. &acirc;€ťBiasanya lowo Musuk banyak di daerah ini pada musim hujan,&acirc;€ť ungkapnya kemudian. <br /><br />
 Selain itu Pak Suyud juga menjelaskan bagaimana proses pemanfaatan Musuk tersebut untuk pengobatan. Menurutnya kebanyakan Musuk dibakar saja dahulu sebelum dikonsumsi. &acirc;€ťLebih baik tak perlu digoreng. Karena daging kelelawar akan bercampur dengan minyak, dan sepertinya agak berkurang khasiatnya,&acirc;€ť tambahnya. Setelah dibakar, Musuk bisa langsung di konsumsi oleh penderita asma. Dan pasti beberapa waktu setelahnya, penyakit akan terasa berkurang. &acirc;€ťYang paling baik, mungkin kelelawar Musuk yang dikeringkan hingga menjadi bubuk,&acirc;€ť ceritanya menambahkan.</p>

<p><strong>Kitotefin</strong><br />
 Masalah penggunaan daging kelelawar sebagai obat ternyata bisa dianggap benar berdasarkan beberapa penelitian. Salah satunya adalah penelitian MJ Naya yang pernah terbit dalam sebuah jurnal kesehatan terbitan pemerintah Spanyol. Menurut Naya ada jenis daging yang bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan radang tenggorokan. <br /><br />
 Berdasarkan data itulah beberapa mahasiswa dari Universitas Brawijaya tahun lalu mempublikasikan hasil penelitian mereka mengenai pengobatan asma menggunakan daging kelinci. Hal itu bisa dilakukan karena daging kelinci ternyata mengandung satu zat yang disebut senyawa kitotefin. Senyawa tersebut apabila digabungkan dengan berbagai senyawa lain seperti lemak omega tiga dan sembilan, disinyalir bisa sebagai penyembuh penyakit asma. Dan menurut hasil penelitian mereka juga, didapat kemungkinan bahwa kelelawar juga memiliki senyawa jenis serupa. <br /><br />
 Secara teknis, daging penghasil senyawa kitotefin ini berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit. Asma, yang terjadi lantaran alergi bisa dicegah dengan adanya daging bersenyawa kitotefin itu di dalam tubuh. Sebab daging tersebut merangsang terbentuknya antibodi pada tubuh. Dan apabila antibodi tersebut melekat pada sel mastorit, bisa menyebabkan pecahnya membran. Pecahnya membran bisa membentuk otot-otot polos saluran napas berkontraksi. Hasilnya, saluran napas menyempit hingga terjadi asma. <br /><br />
 Yang perlu diperhatikan mungkin hanya masalah pengolahan daging sebelum dimakan. Sebab kalau sembarangan mengolah bisa mengakibatkan hilangnya kadar kotitefin yang ada. Jadi disarankan tidak mengolah daging dalam kondisi terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk memasak daging ini, jangan sampai melebihi 150 derajat Celcius. (BOMO).</p></div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/' addthis:title='Pengobatan Menggunakan Kelelawar ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/28/pengobatan-menggunakan-kelelawar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Buah Kurma</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2006 08:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/' addthis:title='Khasiat Buah Kurma '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p align="justify"><img mce_real_src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2006/02/kurma.jpeg" title="kurma" src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2006/02/kurma.jpeg" alt="kurma" align="left" border="1" height="90" width="120"/>Buah kurma atau dalam bahasa Arabnya tamar tergolong dalam keluarga phoenix. Sekumpulan jenis palm seperti kelapa sawit sementara buahnya bertangkai
seperti buah pinang. Kurma mengandung khasiat yang tinggi seperti kismis dan aprikot kering. Antaranya kurma kaya dengan protein, serat, gula, vitamin A dan C serta zat mineral atau galian seperti besi, kalsium, sodium dan potasium.</p><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/' addthis:title='Khasiat Buah Kurma ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/' addthis:title='Khasiat Buah Kurma '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p align="justify"><img width="120" height="90" border="1" align="left" src="http://www.purwakarta.org/wp-content/uploads/2006/02/kurma.jpeg" alt="kurma" />Buah kurma atau dalam bahasa Arabnya tamar tergolong dalam keluarga phoenix. Sekumpulan jenis palm seperti kelapa sawit sementara buahnya bertangkai seperti buah pinang. Kurma mengandung khasiat yang tinggi seperti kismis dan aprikot kering. Antaranya kurma kaya dengan protein, serat, gula, vitamin A dan C serta zat mineral atau galian seperti besi, kalsium, sodium dan potasium.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Umat Islam sudah terbiasa berbuka dengan kurma berdasarkan sabda Rasulullah s.a.w. yang lain maksudnya: &#34;Rumah yang tiada kurma seperti rumah yang tidak mempunyai makanan&#34;. Kurma diangkat tinggi oleh Rasulullah karena mempunyai nilai kandungan makanan yang tinggi.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Kandungan protein di dalam kurma lebih kurang 1.8 hingga 2.0 per seratus, serat 2.0 hingga 4.0 per seratus dimana kandungan gulanya 50 hingga 57 peratus glukosa. Ini menunjukkan kandungan gula didalamnya telah ditukar secara semula. Bermakna apabila kita memakan kurma, tenaga yang diserap tubuh adalah serta-merta. Sebaliknya gula di dalam kebanyakan buah-buahan dikenali sebagai fraktosa dan gula tebu atau gula pasir yang biasa mengandungi sukrosa tidak boleh menyerap terus dalam tubuh. Ia terpaksa dipecahkan dahulu oleh enzim sebelum bertukar menjadi glukosa lalu diserap tubuh sebagai tenaga.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Disunatkan berbuka dengan kurma kerana orang yang berpuasa tidak makan selama 12 jam. Kurma menyumbang tenaga serta-merta kepada si memakan dan ini memudahkan seseorang beribadat dan menunaikan sembahyang maghrib atau tarawih. Apabila tubuh berasa segar dan bertenaga ia menghalang kita makan berlebihan atau mengikut nafsu. Kadangkala waktu berbuka kita makan terlalu banyak, tetapi masih letih dan tidak bertenaga. Sebabnya makanan yang diambil kebanyakan mengandungi karbohidrat, tanpa tenaga serta-merta menjadi penyebab selesai makan, mata pun mengantuk.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Kita makan kurma tanpa buang kulitnya yang mengandungi serat. Amat baik untuk mencegah barah usus besar kerana ia melawaskan. Sementara kandungan vitamin A dan C amat tinggi pada peringkat khalal atau rotab dan menurun sedikit pada peringkat tamar. Selain itu ia mengandungi zat galian dan yang paling banyak dikenali sebagai potasium. Potasium diperlukan oleh tubuh untuk sistem saraf kerana kurma adalah excellant source atau sumber mujarab. Memang dalam susu, yogurt dan makanan laut juga mengandungi potasium tetapi jumlahnya sedikit.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Pengambilan potasium yang berlebihan tidak mengumpul toksid di dalam tubuh atau memudaratkan. Sebaliknya ia merangsang selera makan bagi yang berpenyakit serta bagus untuk golongan yang mengalami sembelit, lemah otot, sengal-sengal badan, letih, lesu, mengalami tekanan serta menguatkan ingatan. Ramai beranggapan hanya kismis yang baik untuk menguatkan ingatan, sebenarnya kurma juga setanding. Mungkin atas alasan pihak-pihak tertentu atau negara pengeluar anggur telah menjalankan kempen makan kismis dan mempopularkan khasiatnya.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Kurma diakui sebagai buah berkhasiat dan sebagaimana Firma Allah s.w.t. dalam surah al-Mukminah ayat 19, &#34;Kemudian Kami tumbuhkan kerananya kebun kurma dan anggur untuk kamu. Di sana kamu peroleh buah-buahan yang banyak, dan sebahagiaannya kamu makan.&#34;</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Diriwayat oleh Aishah r.a. yang menjelaskan, kurma mengandungi ubat. &#34;Jika sesiapa yang selalu makan kurma akan dihindari daripada terkena racun yang dimakan.&#34; Dikisahkan sewaktu Mariam melahirkan Nabi Isa a.s. di bawah pohon kurma. Telah datang malaikat Jibrail menyuruh Mariam menggegar pohon kurma lantas dimakannya. Dengan izin Allah, ia memudahkan kelahiran Nabi Isa a.s.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Dalam bidang perubatan dengan ketiadaan kolesterol, lemak dan gula di dalam kurma, ia amat baik untuk meredakan tekanan darah tinggi. Dalam perubatan homeopati, biji kurma dikisar halus atau dijadikan serbuk seperti teh. Direndam dan diminum bagi menyembuhkan pelbagai jenis penyakit. Begitu juga dalam rawatan kaedah sufism, menjadikan kurma salah satu penawar penyakit.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Melalui petua tertentu, kurma dimakan bersama badam dan madu untuk menyembuhkan penyakit. Kurma dikatakan menambah tenaga seksual atau batin. Jus buah kurma mungkin baru di negara ini, sebaliknya di negara pengeluar selain dimakan segar, kering atau salai, kurma dibuang biji dan diganti dengan kacang tanah, badam atau gajus bagi mengenakkannya. Kurma juga dibuat jem, sirap atau bahan tambahan dalam aiskrim.</p> <div align="justify"> </div> <p align="justify">Kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dalam bulan puasa sahaja. Kurma baik dijadikan pembasuh mulut selepas makan atau menggantikannya makanan ringan yang rata-rata mengandungi karbohidrat, garam, lemak dan gula berlebihan yang boleh membawa pelbagai jenis penyakit. </p><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/' addthis:title='Khasiat Buah Kurma ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/20/khasiat-buah-kurma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temu Kunci Obat Sariawan</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2006 12:31:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/' addthis:title='Temu Kunci Obat Sariawan '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/temukunci.jpeg" alt="temukunci" />
<div align="justify">Tak banyak yang tahu jika rimpang tanaman temu kunci (Boesenbergia pandurata Roxb) memiliki khasiat obat. Tanaman ini lebih lazim dikenal oleh para ibu rumah tangga saat memasak di dapur. Temu kunci memang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu penyedap masakan.

Temu kunci yang banyak tumbuh liar di hutan jati ini pada dasarnya bisa tumbuh di sembarang tempat asal tidak tergenang air dan terkena panas langsung. Perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan penanaman rimpang yang sudah tua dan memiliki anak tunas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memisahkan anakan dari tumbuhan dewasa.</div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/' addthis:title='Temu Kunci Obat Sariawan ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/' addthis:title='Temu Kunci Obat Sariawan '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/temukunci.jpeg" alt="temukunci" />
<div align="justify">Tak banyak yang tahu jika rimpang tanaman temu kunci (Boesenbergia pandurata Roxb) memiliki khasiat obat. Tanaman ini lebih lazim dikenal oleh para ibu rumah tangga saat memasak di dapur. Temu kunci memang banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu penyedap masakan.

<p>Temu kunci yang banyak tumbuh liar di hutan jati ini pada dasarnya bisa tumbuh di sembarang tempat asal tidak tergenang air dan terkena panas langsung. Perbanyakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan penanaman rimpang yang sudah tua dan memiliki anak tunas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memisahkan anakan dari tumbuhan dewasa.</p>

<p>Timpang biasanya tumbuh di bawah permukaan tanah secara mendatar dan beruas, sedikit keras, bersisik tipis, dan berbau harum. Anakan rimpang menggerombol kecil di sebelah rimpang induk, menyerupai rangkaian anak kunci. Kandungan kimia yang ada dalam tanaman ini adalah minyak atsiri (terdiri dari kamfer, sineol, metil sinamat, dan hidromirsen), damar, pati, saponin, flavonoid pinostrolerin, dan alipinetin.</p>

<p>Beberapa khasiat temu kunci menurut Prof Hembing Wijaykusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obata: Rempah, Rimpang, dan Umbi, adalah sebagai obat sariawan, masuk angin, perut kembung, sukar buang air kecil, gatal-gatal, keputihan, panas dalam, tuberkulosis, dan lain-lain. Untuk mengatasi sariawan, temu kunci segar secukupnya dibersihkan lalu dikunyah-kunyah dan ditelan. Selain itu, temu kunci digabung dengan buah pinang dikunyah-kunyah lalu dibuang.</p>

<p>Obat masuk angin, 15 gram temu kunci, 1 sendok teh adas, dan 2 jari pulasari, dihaluskan lalu digosokkan pada bagian perut, lakukan 1 sampai 2 kali sehari. Mengatasi perut kembung, 5 gram temu kunci, daun temu kunci secukupnya, ditumbuk hingga halus lalu ditempelkan pada perut sebagai tapal.</p>

<p>Sukar buang air kecil, temu kunci, adas, dan pulasari dihaluskan lalu dijadikan tapal atau bedak tebal yang ditempelkan pada perut. Mengatasi gatal-gatl, 10 gram temu kunci, 5 gram temu lawak, 15 gram kunyit, dan 15 gram daun ketepeng cina kering dihaluskan lalu dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit.</p>

<p>Sebagai obat keputihan, 10 gram temu kunci, 5 gram kunyit, 5 gram temulawak, dan 15 gram sambiloto kering, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari.</p>

Obat panas dalam, 10 gram temu kunci yang dipotong-potong, 25 gram daun kumis kucing segar, dan 20 gram daun sosor bebek segar, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc, lakukan dua kali sehari. Mengatasi tuberkulosis, 15 gram temu kunci dan 4 gram biji pinang dihaluskan lalu ditambahkan 200 cc air masak, kemudian disaring dan diminum airnya</div>.<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/' addthis:title='Temu Kunci Obat Sariawan ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/temu-kunci-obat-sariawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Singkong Untuk Obat Rematik</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2006 12:26:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/' addthis:title='Singkong Untuk Obat Rematik '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/singkong.jpeg" alt="singkong" />
<div align="justify">Siapa tak kenal singkong? Tanaman 'rakyat' ini bisa dikatakan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa yang khas, namun daun singkong pun bisa disulap menjadi sayuran yang sangat nikmat.

Sebagai penganan, umbi singkong diminati hampir di semua wilayah di tanah air. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah-daerah tertentu. Di beberapa daerah, singkong (Manihot utilissima) dikenal dengan berbagai nama, seperti ubi kayee (Aceh), kasapen (Sunda), tela pohong (Jawa), tela belada (Madura), lame kayu (Makassar), pangala (Papua), dan lain-lain. </div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/' addthis:title='Singkong Untuk Obat Rematik ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/' addthis:title='Singkong Untuk Obat Rematik '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/singkong.jpeg" alt="singkong" />
<div align="justify">Siapa tak kenal singkong? Tanaman &#8216;rakyat&#8217; ini bisa dikatakan sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa yang khas, namun daun singkong pun bisa disulap menjadi sayuran yang sangat nikmat.

<p>Sebagai penganan, umbi singkong diminati hampir di semua wilayah di tanah air. Umbi singkong juga dikenal sebagai makanan pokok di daerah-daerah tertentu. Di beberapa daerah, singkong (Manihot utilissima) dikenal dengan berbagai nama, seperti ubi kayee (Aceh), kasapen (Sunda), tela pohong (Jawa), tela belada (Madura), lame kayu (Makassar), pangala (Papua), dan lain-lain.</p>

<p>Tanaman singkong sangat mudah tumbuh. Tumbuhan yang berasal dari Amerika Tropis ini banyak ditanam di pekarangan, tanggul, ataupun sawah. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan stek dari batang singkong tua.</p>

<p>Menurut pakar tanaman obat, Prof Hembing Wijayakusuma, Efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.</p>

<p>Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.</p>

<p>Selain sebagai makanan, tanaman singkong memiliki berbagai khasiat sebagai obat. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.<br />
Mengatasi rematik bisa dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.</p>

<p>Pada pemakaian luar, sebanyak 5 lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, 1 batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>

<p>Mengatasi sakit kepala, daun singkong ditumbuk lalu digunakan untuk kompres. Sebagai obat demam, 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>

<p>Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.</p>

<p>Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.</p>

<p>Mengatasi diare, 7 lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.</p>

<p>Obat cacingan, 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.</p>

Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.</div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/' addthis:title='Singkong Untuk Obat Rematik ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/singkong-untukobat-rematik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>75</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2006 12:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/' addthis:title='Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/cengkeh.jpg" alt="cengkeh" />
<div align="justify">Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah, salah satunya adalah tanaman cengkeh. Tanaman tropis yang berasal dari Maluku ini sudah banyak dibudidayakan untuk diambil bunga dan minyaknya.

Minyak cengkeh (Eugenia aromatica) dapat dihasilkan dari penyulingan serbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbuk tangkai kuntum cengkeh (clove stem oil), dan daun cengkeh kering (clove leaf oil).</div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/' addthis:title='Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/' addthis:title='Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/cengkeh.jpg" alt="cengkeh" />
<div align="justify">Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah, salah satunya adalah tanaman cengkeh. Tanaman tropis yang berasal dari Maluku ini sudah banyak dibudidayakan untuk diambil bunga dan minyaknya.

<p>Minyak cengkeh (Eugenia aromatica) dapat dihasilkan dari penyulingan serbuk kuntum cengkeh kering (clove oil), serbuk tangkai kuntum cengkeh (clove stem oil), dan daun cengkeh kering (clove leaf oil).</p>

<p>Tanaman cengkeh dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis.<br />
Minyak cengkeh banyak dimanfaatkan oleh dokter gigi sebagai penghilang rasa sakit. Selain itu, tanaman ini juga digunakan dalam industri farmasi, penyedap masakan, dan wewangian.</p>

<p>Sifat kimiawi dan efek farmakologis dari cengkeh adalah hangat, rasanya tajam, aromatik, berhasiat sebagai perangsang (stimulan), antiseptik, peluruh kentut (icarminative), anestetik lokal, menghilangkan kolik, dan obat batuk. Kandungan kimia pada cengkeh adalah karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin <span class="caps">B1, </span>lemak, protein, dan eugenol.</p>

<p>Sebagai obat tradisional cengkeh memiliki khasiat mengatasi sakit gigi, sinusitis, mual dan muntah, kembung, masuk angin, sakit kepala, radang lambung, batuk, terlambat haid, rematik, campak, dan lain-lain.</p>

<p>Mengatasi sakit gigi, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai sampai halus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari.</p>

<p>Menghilangkan bau mulut, 10 butir cengkeh dicuci lalu diseduh dengan 200 cc air panas, diamkan selama lima menit. Kemudian, disaring dan airnya dipakai untuk kumur-kumur, lakukan setiap hari secara rutin.</p>

<p>Mengatasi sinusitis, cengkeh secukupnya dikeringkan, digiling sampai menjadi bubuk, lalu ditiupkan ke hidung dengan menggunakan sedotan dengan ukuran secukupnya. Sebagai obat mual, 10 butir cengkeh, 20 gram asam jawa, dan gula aren secukupnya direbus dengan 400 cc air sampai tersisa 200 cc. Kemudian ramuan disaring dan diminum selagi hangat untuk dua kali sehari, setiap kali minum sebanyak 100 cc.</p>

<p>Mengatasi kembung, 10 butir cengkeh diseduh dengan air panas lalu diminum sebagai teh. Atau, 5 sampai 10 butir cengkeh dimasukkan pada buah pir yang dilubangi dan dibungkus dengna kertas aluminium foil lalu dibakar hingga matang. Setelah matang, cengkehnya dibuang dan pirnya dimakan.</p>

<p>Obat masuk angin, 10 tetes minyak cengkeh diseduh dengan 50 cc air panas, tambahkan madu secukupnya, diaduk sampai merata lalu diminum selagi hangat. Lakukan 2 sampai 3 kali sehari. Obat sakit kepala, 5 butir cengkeh, 5 gram kayu manis, 5 gram biji pala, dan 5 butir merica dihaluskan hingga menjadi bubuk lalu diseduh dengan 100 cc air panas, kemudian diminum.</p>

Mengatasi radang lambung, 5 butir cengkeh, 5 gram kayu manis, 5 gram biji pala, dan 5 butir kapulaga, 15 gram kulit jeruk mandarin, 150 gram lobak, labu parang secukupnya, direbus dengan 1000 cc air panas kemudian diminum. Obat batuk, 10 butir cengkeh, 10 lembar daun sirih, 5 lembar daun tapak liman, 3 butir kapulaga, 2 jari kayu manis, dan gula aren secukupnya direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring lalu diminum 2 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 200 cc. </div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/' addthis:title='Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/cengkeh-untuk-obat-sakit-gigi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>63</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daun Salam Untuk Obat Asam Urat</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2006 12:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/' addthis:title='Daun Salam Untuk Obat Asam Urat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/salam.jpeg" alt="salam" />
<div align="justify">Daun salam biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai pelengkap bumbu dapur. Pohon salam (Syzygium polyanthum) yang biasa tumbuh liar di hutan dan di pegunungan bisa mencapai ketinggian 25 meter dan lebar pohon 1,3 meter.

Tumbuhan ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Selain daun yang dipakai sebagai bumbu, kulit pohonnya biasa dipakai sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Perbanyakan tumbuhan ini bisa dilakukan dengan biji, cangkok, atau stek.</div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/' addthis:title='Daun Salam Untuk Obat Asam Urat ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/' addthis:title='Daun Salam Untuk Obat Asam Urat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><img src="http://purwakarta.org/flash/upl/salam.jpeg" alt="salam" />
<div align="justify">Daun salam biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai pelengkap bumbu dapur. Pohon salam (Syzygium polyanthum) yang biasa tumbuh liar di hutan dan di pegunungan bisa mencapai ketinggian 25 meter dan lebar pohon 1,3 meter.

<p>Tumbuhan ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Selain daun yang dipakai sebagai bumbu, kulit pohonnya biasa dipakai sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Perbanyakan tumbuhan ini bisa dilakukan dengan biji, cangkok, atau stek.</p>

<p>Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, pohon salam memiliki berbagai khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>

<p>Pohon salam bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat, stroke, kolesterol tinggi, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lain-lain. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini adalah minyak atsiri, tannin, dan flavonoida. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.</p>

<p>Mengatasi asam urat yang tinggi, 10 lembar daun salam direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat. Mengatasi stroke, 10 lembar daun salam dan 50 gram jantung pisang dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.</p>

<p>Bagi penderita kolesterol tinggi, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun ceremai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian arinya diminum secara teratur. Untuk melancarkan peredaran darah, 7 lembar daun salam dan 30 gram daun dewa segar direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 350 cc. Lalu ramuan disaring dan diminum sebanyak dua kali sehari.</p>

<p>Mengatasi radang lambung, 30 gram daun salam, 30 gram sambiloto kering, dan gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Kemudian airnya diminum untuk dua kali sehari. Lakukan secara teratur.<br />
Untuk obat diare, 7 lembar daun salam direbus dengan 200 cc air selama 15 menit, tambahkan garam secukupnya. Setelah dingin disaring lalu airnya diminum. Ramuan lainnya, 7 lembar daun salam, 10 lembar daun jambu biji, 10 gram jahe, dan 1 buah kulit delima putih, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan 200 cc air matang, disaring, lalu diminum.</p>

<p>Mengatasi gatal-gatal, daun atau kulit batang atau akar dicuci bersih lalu digiling hingga halus. Tambahkan minyak kelapa secukupnya, kemudian balurkan pada bagian yang sakit.</p>

Sebagai obat kencing manis, 7 lembar daun salam dan 30 gram sambiloto direbus dengan 600 cc air sampai tersisa 200 cc. Setelah dingin disaring lalu diminum untuk dua kali sehari. </div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/' addthis:title='Daun Salam Untuk Obat Asam Urat ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/02/01/daun-salam-untuk-obat-asam-urat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>181</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Khasiat Teh</title>
		<link>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2006 19:21:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>faiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/</guid>
		<description><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/' addthis:title='Khasiat Teh '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Teh lagi, teh lagi. Barangkali begitulah Anda menggerutu, membaca ulasan yang sudah terlalu banyak mengungkap khasiat teh. Tapi, begitulah kenyataannya, mau apa lagi. Dan yang terbaru, yang tak pernah diungkapkan selama ini, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi. Khasiat ini diketahui setelah sejumlah [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/' addthis:title='Khasiat Teh ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/' addthis:title='Khasiat Teh '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_button_google_plusone" g:plusone:size="medium"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><p><img class="alignleft" src="http://purwakarta.org/flash/upl/teh.jpg" alt="teh" width="124" height="104" /></p>

<div>Teh lagi, teh lagi. Barangkali begitulah Anda menggerutu, membaca ulasan yang sudah terlalu banyak mengungkap khasiat teh. Tapi, begitulah kenyataannya, mau apa lagi. Dan yang terbaru, yang tak pernah diungkapkan selama ini, minum teh ternyata juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membantu orang mengalahkan atau menjinakkan berbagai efek infeksi.</div>
<div></div>
<div>Khasiat ini diketahui setelah sejumlah orang yang bukan peminum teh, disuguhi enam gelas teh hitam tiap hari. Setelah dua pekan, tubuh orang-orang tersebut terlihat lebih mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dari eksperimen di laboratorium diketahui, khasiat itu ada pada teh hitam, hijau, oolong dan pekoe, yang ternyata merangsang kemampuan sel sistem kekebalan untuk menjinakkan bakteri yang masuk ke tubuh. Dalam eksperimen itu sendiri digunakan ethylamine, yaitu zat yang dihasilkan oleh L-theanine, salah satu kandungan teh, saat L-theanine itu diurai dalam hati.</div>
<div></div>
<div>Menurut penelitian yang dilaporkan Proceedings of the National Academy of Science, ethylamine yang juga terdapat pada sayuran dan anggur diketahui pula menjinakkan patogen lain seperti parasit, virus, dan kemungkinan tumor.</div>
<div></div>
<div>Atas dasar temuan ini, Dr. Jack F. Bukowski dari Brigham and Women&#8217;s Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, mengatakan akan banyak manfaatnya bagi orang yang ingin menyembuhkan penyakit untuk tidak lupa melengkapi menu mereka dengan minuman teh.</div><div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/' addthis:title='Khasiat Teh ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.org/index.php/2006/01/11/khasiat-teh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

