Memupuk Sikap Tangguh

July 14th, 2007

tangguh.jpg

Kita akan salut kepada seorang ibu yang mati-matian mengurus anaknya di tengah kesulitan ekonomi yang menghimpit. Kita akan salut kepada pasukan yang berani mati di medan perang, walau musuh yang dihadapi jumlahnya jauh lebih banyak. Kita akan salut kepada seorang pemimpin yang jujur, sederhana dan berjuang siang malam demi kebaikan orang-orang yang dipimpinnya. Intinya, kita akan salut kepada mereka yang memiliki ketangguhan dalam hidup.

Pertanyaannya, apakah kita termasuk manusia tangguh atau rapuh? Di balik manusia tangguh, biasanya ada banyak manusia rapuh. Dihadapkan pada masalah sepele saja mereka goyah. Lihatlah, ada yang hanya putus cinta, ia bunuh diri. Atau hanya karena tidak disapa tetangga, ia panas dingin dan sakit hati. Maka, mulai sekarang kita harus memiliki keberanian untuk mengevaluasi diri. Apakah kita itu bermental tangguh atau sebaliknya? Kalau sudah mengenal diri, kita harus memiliki program untuk membangun ketangguhan diri.

Saya pernah melihat kontes ketahanan fisik di televisi, yaitu untuk memilih manusia “terkuat” di dunia dari segi fisik. Mereka harus berlari puluhan kilometer, berenang, mengayuh sepeda, mengarungi kubangan lumpur, dan lainnya. Dalam lomba tersebut, terlihat ada orang yang semangatnya kuat, tapi fisiknya lemah. Ada yang semangatnya lemah, tapi fisiknya kuat. Ada yang fisik dan semangatnya lemah. Tapi ada pula yang semangat dan fisiknya sama-sama kuat. Mereka inilah yang akhirnya keluar sebagai pemenang. Ternyata, ketangguhan akan terlihat saat seseorang mengarungi medan ujian. Semakin berat medan ujian, semakin terlihat pula ketangguhannya.

Hidup hakikatnya adalah medan kesulitan sekaligus medan ujian. Separuh hidup kita adalah medan ujian yang berat. Yang akan keluar sebagai pemenang hanyalah mereka yang tangguh, yang mampu melewati setiap kesulitan dengan baik. Dalam Al-Quran, Allah berjanji akan membahagiakan orang-orang sabar dan tangguh mengarungi hidup. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu mereka yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah, dan kepada-Nya kami akan kembali (QS Al Baqarah [2]: 155-156).

Ciri manusia tangguh
Ketangguhan hakiki tidak dilihat dari fisiknya (walau ini penting), tapi dilihat dari keimanannya. Manusia paling tangguh adalah manusia yang paling takwa dan kuat imannya. Boleh jadi tubuh kita lemah, rapuh, bahkan lumpuh, tapi kalau ia memiliki ketangguhan iman, maka kelemahan fisik akan tertutupi.

Orang yang kuat iman, salah satu cirinya adalah tangguh menghadapi cobaan hidup. Kesulitan apapun yang menderanya, tidak sedikit pun ia berpaling dari Allah, malah semakin dekat. Ada lima prinsip yang senantiasa dipegangnya.

Pertama, sadar bahwa kesulitan adalah episode yang harus dijalani. Sehingga ia akan menghadapinya sepenuh hati; tidak ada kamus mundur atau menghindar.

Kedua, yakin bahwa setiap kesulitan sudah tepat ukurannya bagi setiap orang.

Ketiga, yakin bahwa ada banyak hikmah di balik kesulitan.

Keempat, yakin bahwa setiap ujian pasti ada ujungnya.

Kelima, yakin bahwa setiap kesulitan yang disikapi dengan cara terbaik akan mengangkat derajatnya di hadapan Allah. Ada sesuatu yang besar di balik kesulitan yang menghadang. Semakin berat ujian, semakin luar biasa pula ganjaran yang akan diterima.

Sesulit apapun keadaan kita, pilihan terbaik hanya satu: “Kita harus menjadi manusia tangguh”. Jangan putus asa atau menyerah. Bergeraklah terus karena segala sesuatu ada ujungnya. Kesulitan tidak mungkin akan terus mendera kita. Bukankah di balik setiap kesulitan ada dua kemudahan?.

Entry Filed under: Lentera Hati, Islami

6 Komentar Tambahkan Sendiri

  • 1. enjang bayu irawan  |  October 2nd, 2007 at 2:36 am

    manusia tangguh ……. hem… boleh juga, dengan bermental tangguh aku yakin semuanya akan berjalan dengan baik. manusia tangguh ini sama konsep dengan konsep ” tawakkal ” namun tawakkal meletakkan segala keputusan dan kepasrahan kepada Allah dengan memaksimalkan usaha. sikap inilah yang diperlukan oleh masyarakat kita saat ini. semoga akan banyak bermunculan manusia-manusia tangguh di negeri ini, terima kasih kepada penulis.

  • 2. JERY  |  December 15th, 2007 at 9:55 am

    manusia tangguh ya……………….? seperti yang telah dikatakan manusia tangguh adalah manusia yang sabaar dalam menghadapi cobaan.

  • 3. andri  |  December 24th, 2007 at 10:13 am

    Info Pilkada Purwakarta klik di : www.infopurwakarta.web.id

  • 4. rabiah  |  January 1st, 2008 at 9:56 am

    manusia yy bertawakal itu adalah manusia yg bersedia menghadapi keputusan allah.Sejauh mana kita pergi sunnah rasululah jgn kita tinggalkan kerana dia adalah contoh tawakal palingtinggi yg kita harus contohi….wasallam

  • 5. Hj.Ika Rika Prasinta  |  February 5th, 2008 at 6:16 pm

    Manusia yg tangguh adalah manusia yg bisa sabar,menerima segala macam ujian dan berusaha keras mengatasinya.
    Ya Allah semoga kita menjadi orang-orang yg tangguh

  • 6. hidayat  |  April 21st, 2008 at 11:09 am

    ketangguhan hati harus disertai dengan niatan berbuat sesuatu yang semata-mata mengharap ridla Allah.jika tidak mak muncul yang namanya penyakit hati. riak, sombong n so on.hanya Allahlah yang memiliki kekuatan diatas kekuatan .

Komentar

Diperlukan

Diperlukan, hidden

Kode HTML yang di izinkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Track posting ini  |  Berlangganan Komentar ini menggunakan RSS


Kalender

July 2007
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Posting Terakhir

Iklan