Menjalankan Samba sebagai Primary Domain Controller (PDC)
1. Konfigurasi file smb.conf
samba_script”.Untuk menjalankan samba sebagai PDC, kita perlu menambahkan beberapa entri ke file smb.conf :
[global] domain logons = yes
security = user
os level = 99 [netlogon]
path = /usr/local/samba/netlogon
2. Menggabungkan dengan Windows XP
samba_script”.Mesin Windows XP harus mempunyai nama NetBIOS yang unik yang tidak sama dengan nama pemakai. Kemudian buat modifikasi pada register dan restart :
[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesNetlogonParameters] “requiresignorseal”=dword:00000000
Pada samba server, tambahkan entri untuk nama NetBIOS dari klien yang akan bergabung ke domain di file /etc/passwd. Kita akan menggunakan group id yang unik juga. Sebagai catatan tanda $ menandakan nama NetBIOS dari mesin tersebut. Sebagai contoh, jika mesin anda bernama “pc14″, entri di file /etc/passwd akan menjadi:
pc14$:x:400:400:Workstation:/dev/null:/bin/false
Selanjutnya, tambah entri untuk mesin di file SMB password. Opsi -m menunjukkan agar smbpasswd menganggap user tersebut merupakan sebuah mesin.
/usr/local/samba/bin/smbpasswd -m -a pc14
Dan tambahkan entri lainnya, jika anda mempunyai workstation lainnya. Gunakan password root yang berbeda untuk samba.
/usr/local/samba/bin/smbpasswd -a root
Pada komputer klien, ubahlah nama domain ke domain yang akan digunakan sebagai domain server. Kemudian anda akan diminta memasukkan nama dan password, isi username sebagai root dan password root samba. Jika anda berhasil login, berarti anda telah bergabung ke dalam domain tersebut.
3. Pencegahan Logon yang bersamaan
Dibawah ini merupakan script shell yang berfungsi sebagai pencegah setiap logon yang sama walaupun pada komputer klien yang berbeda.
====================================================== #!/bin/sh
# add to your crontab: */1 * * * * /cronpath/thisfile.sh 1>/dev/null
PATH=/usr/bin:/bin:/usr/local/samba/bin LOGIN_NAMES=`smbstatus -b | egrep “^[0-9]+” | awk -F” +” ‘ { print $2 } ‘ | sort | uniq -d`
LOGIN_COUNT=`echo $LOGIN_NAMES | wc -l`
if [ $LOGIN_COUNT -ne 0 ]; then
# Check if it’s logged in twice from the same machine
for item in $(echo $LOGIN_NAMES); do
DUPE_COUNT=`smbstatus -b | grep $item | awk -F” +” ‘ { print $2″ “$3 } ‘ | sort | uniq -u | wc -l`
if [ $DUPE_COUNT -ne 0 ]; then
# Same user logged into more than one workstation
echo “$item: Duplicate login found on different workstation”
echo “Disabling user…”
smbpasswd -d $item
for item2 in $(smbstatus -b | grep $item | cut -d ‘ ‘ -f1); do
echo “Killing their process ($item2)”
kill -9 $item2
done
echo “Notifying administrator…”
cat /dev/null | mail -s “$item SMB lockout” root
echo
fi
done
fi
===================================================
Ubah mode file tersebut agar dapat di eksekusi, “chmod +x samba_script“.
Semoga BermanfaatTranslate dari Samba Tutorial, author David Lechnyr, David@lechnyr.com




lieur tenann…